Ambalresmi

0.0 (0 Reviews)

Deskripsi

Hai sobat exovillage! Ayo kita berkunjung ke salah satu desa yang ada di Indonesia! Kalian tau ga sih kalau ada satu kota kecil di selatan Provinsi Jawa Tengah yang memiliki banyak potensi yang sangat menarik untuk dikunjungi? Ya, benar sekali, yaitu Kota Kebumen. Kebumen merupakan kota kecil yang terdiri dari 26 kecamatan salah satunya Kecamatan Ambal yang terletak disebelah selatan Kabupaten Kebumen. Ada salah satu desa yang menjadi pusat dari Kecamatan Ambal yaitu Desa Ambalresmi yang kaya akan potensi desanya.

Desa Ambalresmi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini terdiri atas 7 pedukuhan, yaitu Dukuh Kapung Wetan, Dukuh Kapung Kulon, Dukuh Jogoresmen Kulon, Dukuh Jogoremen Wetan, Dukuh Alun-alun, Dukuh Kebonan, dan Dukuh Manisjangan. Batas wilayah Desa Ambalresmi yaitu, sebelah utara berbatasan dengan Desa Kenoyojayan dan Desa Ambalkliwonan, sebelah barat dengan Desa Desa Kenoyojayan, sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dan sebelah timur berbatasan dengan Desa Kaibonpetangkuran.

Dahulu, Desa Ambalresmi merupakan sebuah ibukota kadipaten atau kabupaten Ambal. Kadipaten Ambal termasuk wilayah Bagelen yang dipimpin oleh K. R. A. H. Poerbanagara pada tahun 1882-1872M yang berarti Kadipaten Ambal berdiri pada tahun 1882 saat perang Diponegoro.  Pada masa perang Diponegoro, Kadipaten Ambal dan pantai pesisir selatan, yang dikenal dengan Urut Sewu, dikuasai kelompok yang dikenal kejam dan menakutkan bernama Puja atau Gamawijaya. Untuk menumpasnya pemerintah kolonial Belanda mengadakan sayembara. Namun ternyata tidak ada yang berani mengikuti sayembara itu. Pada zaman Perang Diponegoro , Semadi yang merupakan putra dari selir Hamengku Buwono III, mengungsi ke Kedu. Pangkatnya naik dari ordenans menjadi kolektur di Kebumen dengan nama Raden Ngabehi Mangunprawira. Dia pemberani, dan berniat mengikuti sayembara itu. Dia kemudian berbicara dengan Lurah Desa Sijeruk, Wargantaka dan putranya Andaga. Wargantaka dan Puja adalah saudara seperguruan. Mereka sama-sama berguru pada Gamawikangka. Berkat kerjasama itu, rahasia kekuatan dan kelemahan Puja akhirnya bisa diketahui Mangunprawira. Wargantaka mendukung Mangunprawira menumpas penjahat tersebut. Puja pun terbunuh. Karena itulah Mangunprawira dipromosikan menjadi Bupati Ambal seumur hidup, dengan nama K.R.A.H. Poerbanagara. Kadipaten Ambal mulai berakhir kala Bupati K. R. A. H. Poerbanagara meninggal dunia pada tanggal 7 Maret 1871. Hingga benar-benar berakhir pada tahun 1872 dengan dibaginya wilayah Bagelen menjadi tiga, yakni Kabupaten Kutoarjo yang sekarang menjadi Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Karanganyar yang menjadi Kecamatan Karanganyar. Sisa-sisa berdirinya Kadipaten Ambal masih ada di Desa Ambalresmi berupa bangunan bersejarah, makam hingga Alun-alun yang merupakan sebuah ciri khas suatu wilayah Kadipaten di Pulau Jawa.

Desa Ambalresmi dahulu termasuk desa yang terisolir. Namun setelah dibangunnya JLSS (Jalur Lintas Selatan Selatan), Desa ini mulai menjadi jalan alternatif. Jembatan Rowo dan Lukulo dibangun yang menjadikan jalan Deandels menjadi ramai dan merubah keadaan di Desa Ambalresmi apalagi disaat lebaran Idul Fitri menjadi lebih ramai dari hari sebelumya. Ada dua pemakaman yang terkenal cukup angker yang terletak di sebelah timur yaitu Pemakaman Kranji dan yang terletak di sebelah barat nama makamnya adalah Pemakaman Kalijo, Warga setempat sering menyebut makan tersebut dengan sebutan “stono”. Dahulu, pusat pemerintahan Desa Ambalresmi sellu bergeser setiap ada pergantian kepemimpinan Kepala Desa. Menurut, warga setempat, Dusun Kapung Wetan yang letaknya di barat laut pasar Ambal menjadikan daerah paling favorit untuk dikunjungi. Konon dulu kabarnya banyak pendatang dari mataram yang masuk dan menetap di Desa Ambalresmi termasuk pada jaman Diponegoro. Desa Ambalresmi juga terdapat salah satu potensi sejarah yaitu bekas rumah dinas bupati yang masih dijumpai peninggalan-peninggalan mataram sampai saat ini.

Desa Ambalresmi memiliki banyak sekali potensi, yaitu ada tempat wisata pantai ambal, kebun bunga, dan lain-lain. Desa ini memiliki kuliner yang legendaris dan sudah banyak dikenal masyarakat dengan cita rasa yang unik yaitu sate ambal karena kaya akan rempah dan bumbunya berbahan baku dari tempe.  Desa Ambalresmi juga memiliki potensi kesenian, tetapi hanya ada pada event tertentu. Potensi kesenian yang ada di Desa Ambalresmi antara lain Janeng, Kepang pur (seperti kuda lumping), Enthak-entik yang diakan setiap bulan maulid, dan Sabanan yang diadakan pada bulan sya’ban.

Hampir semua potensi kesenian budaya yang ada di Desa Ambalresmi ini berhubungan dengan laut, karena Kecamatan Ambal dan khususnya Desa Ambalresmi terletak di daerah bibir Pantai Samudera Hindia atau biasanya daerah ini disebut dengan nama Urut Sewu sehingga Pantai Ambal adalah salah satu potensi kuat yang dimiliki Desa Ambalresmi dengan dengan pemandangan laut selatan jawa yaitu samudera hindia yang terkenal akan keganasan ombaknya. Selain wisata pantai, masih ada lagi potensi wisata Desa Ambalresmi yaitu pacuan kuda yang dilaksanakan hanya saat lebaran Idul Fitri, pasar malam, hiburan ketoprak, ada juga makanan khas dari Desa Ambalresmi yaitu emping melinjo yang renyah dan gurih, dan lain-lain.

Show more

Review (0)
0.0

Write a review

Rate This Place
Tulis Review

Spot sekitar

×